Posts

Showing posts from April, 2016

Populasi dan sampel

Sugyono (1997 : 57)  memberikan pengerti bahwa , “Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari obyek atau subyek yang menjadi kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya”. Nazir (1983: 327) mengatakan bahwa, “Populasi adalah berkenaan dengan data, bukan orangnya atau bendanya”. Nawawi (1985:141) menyebutkan bahwa, “Populasi adalah totalitas semua nilai yang mungkin, baik hasil menghitung ataupun pengukuran  kualitatif maupun kuantitaif daripada karanteristik tertentu mengenai sekumpulan objek yang lengkap”. Sedangkan Riduwan dan Tita Lestari (1997:3) mengatakan bahwa “Populasi adalah keseluruhan dari karakteristik atau unit hasil pengukuran yang menjadi objek penelitian”. Dari beberapa pengertian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa : “Populasi merupakan objek atau subjek yang berada pada suatu wilayah dan  memenuhi syarat-syarat tertentu berkaitan dengan masalah penelitian. Ada dua jenis populasi,

cara merekording data SPSS

Image
pada dasarnya, untuk membuat data baru juga bisa kita lakukan dengan me rekording ulang data yang telah ada di SPSS. jadi untuk membuat data baru berdasarkan data yang sudah ada selain dapat digunakan cara select case, vasilitas rekording ulang data juga bisa dimanfaatkan. berikut langkah sederhana untuk merecording ulang data anda yang sudah ada di SPSS. 1. dalam merekording ulang data tentunya anda harus mempersiapkan data terlebih dahulu. dalam hal ini data yang akan direkording pada tulisan ini adalah data "age" yang datanya berupa data "rasio" yang nantinya akan diubah kedalam bentuk data "ordinal" seperti pada gambar di bawah ini : 2. selanjutnya, anda silahkan pilih menu "transform" pada SPSS sehingga muncul seperti gambar dibawah ini  3. dalam menu tersebut terdapat 3 pilihan untuk merekording ulang data anda. pilihan "recode into same variabel" yaitu untuk melakukan perubahan data terhadap data yang sudah ada namun data yang di

cara transformasi data SPSS

Image
pada pembahasan kali ini, hanya berupa tutorial sederhana untuk mentransformasi data. transformasi data sendiri berfungsi untuk membuat variabel baru sesuai dengan bentuk data yang anda inginkan berdasarkan kriteria tertentu terhadap data tersebut. berikut langkah - langkah sederhana transformasi data. 1. siapkan data anda terlebih dahulu. 2. pada menu SPSS, silahkan anda pilih "transform" dan pilih 'compute variabel' maka akan tampil gambaran sebagai berikut : 3. selanjutnya, tampilan baru akan muncul 4. silahkan anda inputkan nama variabel baru tersebut pada kolom target variabel 5. setelah terimput, maka "type & Label" akan aktif serta silahkan anda inputkan label dan type data baru anda. target variabel pada kolom tersebut mengacu pada "nama" yang terletak pada menu variabel view. 6. selanjutnya, silahkan anda inputkan data yang akan anda transformasi ke kolom "numeric expression" serta masukkan bentuk ekspresi data yang anda ingi

cara menggunakan select cases SPSS

Image
berbagai cara dapat digunakan untuk memilih dan memilah data berdasarkan data yang telah anda peroleh. memilih dan memilah data yang telah diperoleh dengan cara mengelompokkan data tersebut kedalam satu data baru. hal tersebut dapat diterapkan dengan mudah melalui excel dengan mengimput secara manual atau apabila data sudah terimput maka untuk mengelompokkan ulang data tersebut dibutuhkan kesabaran terlebih lagi apabila data yang kita peroleh itu sangat banyak jumlahnya. salah satu vasilitas yang ditawarkan oleh excel yaitu dengan menggunakan perintah pernyataan kondisi yaitu "if" dengan memasukkan kriteria data yang dinginkan.  cara berikut menampilkan penggunaan SPSS dengan metode select cases untuk mengelompokkan data. 1. silahkan buka data anda terlebih dahulu didalam SPSS tentunya. sebagai contoh data yang ditampilkan pada gambar berikut  2. silahkan anda pilih di menu SPSS dengan menu "data" selanjutnya silahkan anda pilih "select cases" seperti pada

cara mengurutkan data di SPSS

Image
pada umumnya, metode mengurutkan data bisa dilakukan disalah satu software microsoft yaitu microsoft office excel dengan melakukan short pada data yang diinginkan baik itu mulai dari data yang terkecil sampai yang terbesar begitu pula sebaliknya mengurutkan data dari yang terbesar sampai yang terkecil. hal yang sama dapat dilakukan pada software SPSS dengan metode yang sama pula. adapun langkah-langkah pengurutan data disajikan sebagai berikut : 1. silahkan buka data yang akan anda urutkan terlebih dahulu, sebagai contoh seperti pada gambar di bawah ini  2. selanjutnya anda silahkan pilih salah satu variabel yang akan anda short (urutkan) lalu anda silahkan mengklik menu "data" pada SPSS sehingga muncul seperti gambar dibawah ini 3. silahkan anda pilih menu "sort cases" dan akan muncul tampilan sebagai berikut : 4. silahkan anda pilih variabel yang akan anda sort lalu masukkan ke kolom "sort by" 5. selanjutnya, silahkan anda pilih variabel tersebut di sort

cara menginput data excel ke SPSS

Image
berikut disajikan cara sederhana untuk mengimput data dari file dengan format excel. dalam membangun data, anda bisa saja mengimput data langsung di SPSS anda secara manual. namun hal ini mudah dilakukan apabila data yang akan diinput ke dalam SPSS itu jumlahnya sedikit, apabila data dalam jumlah yang banyak maka dibutuhkan ketekunan dan kesabaran untuk mengimputnya secara maual di SPSS. pada umumnya, pengimputan data tersebut biasanya dilakukan di excel untuk lebih memudahkan pengimputan awal. setelah terimput, barulah kita gunakan vasilitas copy/paste  dari excel ke SPSS.  cara diatas merupakan salah satu cara yang mudah dalam pengimputan data. adapun cara lain yang memang disediakan oleh pihak IBM SPSS dengan langkah - langkah sebagai berikut : 1. silahkan buka SPSS anda. 2. setelah terbuka, silahkan pilih menu file SPSS seperti pada gambar berikut ini, 3. pilih open dan selanjutnya pilih data, seperti pada gambar berikut  4. maka akan tampil hasil sebagai berikut,  jika anda mempun

bekerja dengan variabel view

Image
langkah awal setelah mengetahui cara memulai SPSS, maka tulisan ini mencoba menerangkan dengan sederhana bagaimana cara bekerja dengan variabel view. variabel view memiliki 10 kolom yaitu name, width, decimals, label, values, missing, colums, align, dan measure. 1. kolom name fungsinya untuk menetapkan variabel dari data yang anda input sebagai contoh pada gambar dibawah ini 2. kolom type berfungsi untuk menetapkan jenis data yang terdiri dari 8 jenis, 7 diantaranya berupa angka dan 1 berupa nonangka (string). arahkan kursor anda tepat dibawah kolom type hingga menemukan tanda seperti dibawah ini klik tombol tersebut hingga muncul tampilan berikut  3. kolom width berfungsi untuk menetapkan lebar kolom 4. kolom decimal berfungsi untuk menetapkan jumlah digit setelah tanda koma pada data 5. kolom label berfungsi untuk memberi keterangan nama variabel pada data yang anda input seperti pada gambar berikut 6. kolom value berfungsi untuk memberi keterangan pada data yang berupa data nominal

cara memulai SPSS

Image
tutorial ini dikhususkan bagi rekan - rekan yang ingin mulai belajar mengenai SPSS, langkah awal tentunya bagaimana cara memulai bekerja dengan SPSS tersebut. berikut langkah - langkah sederhana cara memulai SPSS tapi jangan lupa untuk install  SPSS tersebut ke dalam komputer anda. 1. silahkan klik menu star di laptop/PC anda lalu anda masuk ke all program, serta arahkan kursor anda ke program SPSS.... seperti pada gambar berikut.... 2. silahkan anda klik SPSS tersebut dan tunggu hingga muncul seperti pada gambar berikut ini... 3. jika anda memiliki data dalam bentuk SPSS sebelumnya maka anda bisa memilih seperti gambar berikut  4. apabila anda akan memulai baru maka anda cukup menekan tombol cancel pada menu tersebut maka akan muncul tampilan awal SPSS sebagai berikut... 5. pada tampilan awal SPSS, anda dihadapkan dengan 2 tipe lingkungan kerja yaitu data view dan  variabel view yang terletak dipojok kiri bawah SPSS... 6. data view digunakan untuk pengimputan data dan variabel view u